Analisis Hubungan antara Aktivitas Fisik, Stres, dan Gangguan Tidur Berdasarkan Data Kesehatan Individu.

Authors

  • Naila Nurfalah Institut Prima Bangsa

Abstract

Gangguan tidur merupakan masalah kesehatan yang semakin umum di tengah masyarakat modern, terutama akibat gaya hidup yang kurang aktif dan tekanan stres yang tinggi. Kualitas tidur yang buruk dapat berdampak pada kesehatan fisik dan mental, termasuk penurunan produktivitas, peningkatan risiko penyakit kronis, serta gangguan suasana hati. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara aktivitas fisik, tingkat stres, dan gangguan tidur berdasarkan data sekunder dari Sleep Health and Lifestyle Dataset. Data mencakup 374 publik dengan variabel seperti durasi tidur, tingkat stres, jumlah langkah harian, dan jenis gangguan tidur. Metode analisis meliputi statistik deskriptif dan visualisasi korelasi menggunakan Python. Hasil menunjukkan bahwa individu dengan stres tinggi lebih cenderung mengalami gangguan tidur, khususnya insomnia dan sleep apnea. Sebaliknya, aktivitas fisik yang lebih tinggi tampak berkorelasi dengan kualitas tidur yang lebih baik. Visualisasi berupa boxplot dan heatmap menguatkan temuan bahwa gaya hidup aktif dan pengelolaan stres berperan penting dalam menjaga kesehatan tidur. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan preventif berbasis gaya hidup, seperti peningkatan aktivitas fisik dan manajemen stres, dapat menjadi strategi efektif dalam mengurangi risiko gangguan tidur. Implikasi dari penelitian ini bermanfaat untuk intervensi kesehatan masyarakat dan edukasi gaya hidup sehat.

Kata kunci : gangguan tidur, kualitas tidur, aktivitas fisik, tingkat stres, insomnia, sleep apnea, gaya hidup sehat, kesehatan Masyarakat

Published

2025-11-22

Issue

Section

Articles

How to Cite

Analisis Hubungan antara Aktivitas Fisik, Stres, dan Gangguan Tidur Berdasarkan Data Kesehatan Individu. (2025). Journal of Computer and Informatics Engineering, 1(2). //computa.ipbcirebon.ac.id/index.php/computa/article/view/63