Pengaruh Model Pembelajaran Flipped Classroom Terhadap Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Informatika
Keywords:
flipped classroom, berpikir kritis, hasil belajarAbstract
Rendahnya kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Informatika menjadi salah satu permasalahan dalam proses pembelajaran di SMPN 1 Leuwimunding. Pembelajaran yang masih berpusat pada guru menyebabkan siswa kurang aktif dalam menganalisis, mengevaluasi informasi, dan menarik kesimpulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Flipped classroom terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain nonequivalent control group design. Sampel penelitian terdiri atas kelas VIII K sebagai kelas eksperimen dan VIII E sebagai kelas kontrol, masing-masing 32 siswa. Data dikumpulkan melalui angket berpikir kritis dan tes hasil belajar, kemudian dianalisis menggunakan uji Mann–Whitney U dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, masing-masing dengan nilai signifikansi 0,000 dan 0,026. Nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 76,99% berkategori tinggi, sedangkan kelas kontrol sebesar 47,99% berkategori sedang. Dengan demikian, model Flipped classroom berpengaruh positif dan lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Informatika.