Pengaruh Metode Pembelajaran Berbasis Inkuiri terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Informatika Kelas VIII SMPN 9 Cirebon
Abstract
Kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Informatika perlu dikembangkan melalui penerapan metode pembelajaran yang mampu melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran berbasis inkuiri terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Informatika kelas VIII SMP Negeri 9 Cirebon. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain Pretest–Posttest Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas kelas VIII E sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII G sebagai kelas kontrol, masing-masing berjumlah 35 siswa, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data penelitian diperoleh melalui tes kemampuan berpikir kritis dan tes hasil belajar yang telah melalui pengujian validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan IBM SPSS melalui uji normalitas, Wilcoxon Signed Rank Test, dan Mann–Whitney U Test karena sebagian data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata posttest kemampuan berpikir kritis kelas eksperimen sebesar 99,00, sedangkan kelas kontrol sebesar 74,71. Hasil uji Mann–Whitney menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Pada hasil belajar, rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 98,29, sedangkan kelas kontrol sebesar 71,00, dengan hasil uji Mann–Whitney sebesar 0,000 < 0,05. Dengan demikian, metode pembelajaran berbasis inkuiri memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Informatika kelas VIII SMP Negeri 9 Cirebon.